복수와사랑사이 Chapter 2

download

Cast : WonKyu, WonMin, ZhouMin, Yewook

Other Cast : Kangin, Sungmin, Yesung, Ryeeweok, Zhoumi, Appa & Umma Kyuhyun, dll

Genre : Angst,  Brothership, Friendship, Hurt, Romance.

Rate : T

Authoor : EvilKyute

WARNING : MALEXMALE, YAOI, OOC, AU, TYPO(S), BAHASA TIDAK BAKU HAL-HAL TIDAK JELAS LAINNYA. JIKA MEMANG TIDAK SUKA, SILAHKAN MENIGGALKAN FF INI SEBELUM ADA NIAT MEMBERIKAN FLAME.

.

.

.

Ditengah Hujan yang begitu deras ditambah suara-suara petir yang memekakkan telinga seorang yeoja yang sudah berumur kurang lebih empay puluhan tahun mondar-mandir diteras rumahnya gelisah menanti anaknya yang sejak pagi keluar sampai tengah malam belum juga kembali…

Krieekk

Terdengar suara pintu pagar yang dibuka yeoja itu atau lebih tepatnya Hanna  berjalan tergesah-gesah kearah Kyuhyun yang sudah basah kuyup dengan wajah yang semakin pucat. “Kyunnie, kau darimana saja? Eomma sangat kahwatir padamu” Tanya Cho Hanna pada Kyuhyun.

“Aku dari rumah keluarga yang tak bertanggung jawab itu” Hanna berhenti mengelap wajah Kyuhyun dengan handuk yang sudah ia persiapkan memang sebelum Kyuhyun pulang setelah mendengar ucapan Kyuhyun.

“Jangan bil___”

Ne umma aku kesana, aku kekamar dulu” Kyuhyun melangkah cepat kedalam rumah takut kalau ummanya mengetahui apa yang terjadi saat ia dirumah itu. Tapi sepertinya gagal saat Hanna memanggilnya dan melihat baju yang ia pakai sobek dilengan dan belakang.

“Kenapa bajumu robek?” Hanna menarik Kyuhyun.

“Umma aku tak apa-apa sungguh” Kyuhyun terus menghindari Hanna.

“Apa yang sebenarnya terjadi? Hanna menarik kembali Kyuhyun agar memperlihatkan wajahnya yang sejak tadi menunduk. Hanna shock melihat wajah Kyuhyun penuh dengan luka akibat cambukan.

“Apa mereka yang melakukannya? Jawab umma Kyunnie?”

“Maafkan aku umma aku terpaksa kesana aku bingung harus pinjam kesiapa lagi, tapi namja harimau itu malah mencambukku. Seharusnya aku mendengarkan kata umma maafkan Kyunnie umma” Kyuhyun menangis terisak dipelukan Hanna. Ini memang salahnya ummanya sudah mewanti-wanti agar ia tak kesana.

“Ya Tuhan!” Hanna tak mampu berkata apa-apa sangking terkejutnya atas perlakuan mantan suaminya yang tega mencambuk anaknya sendiri.

“A..Ak..Aku hiks aku benci mereka. Aku benci sekali”

Hanna melepaskan pelukan Kyuhyun. “Tak mungkin, tak mungkin mereka membuatmu seperti ini, aku tak percaya”.

“Memang mereka yang melakukannya”

“Dengan apa ia memukulimu? Hanna kini mulai menangis. “Dia menggunakan cambuk kuda umma” Hanna memeluk Kyuhyun sambil menangis.

“Kenapa mereka tega melakukan ini padamu? Terlebih appamu”

“Dia bukan appaku umma” ujar Kyuhyun melepaskan pelukan Hanna kemudian menuntunnya duduk dikursi. “Umma jangan menangis aku tak apa-apa”. Kyuhyun mencoba menenangkan Hanna yang terus saja menangis. Ibu mana yang tidak sedih melihat anaknya dipukuli oleh appa kandungnya sendiri.

Hanna beranjak dari kursi menuju kamar  tak lama ia keluar menenteng kotak obat dan handuk baru untuk Kyuhyun. Dengan telaten ia mengelap wajah serta rambut Kyuhyun yang basah tak sengaja ia menyentuh punggung Kyuhyun membuatnya meringis kesakitan. Dengan cepat Hanna menyingkap baju Kyuhyun yang basah, tidak dapat ditahan lagi Hanna kembali nangis ketika melihat punggung Kyuhyun yang penuh luka hasil cambukan.

“Umma” Kyuhyun kembali memeluk Hanna ia yakin hati ummanya pasti sangat sakit hati melihat luka itu. Kyuhyun berjanji akan membalas setiap perlakuan orang itu pada dirinya dan Hanna.

“Ini salah umma Kyu, karena kesalahan umma hingga berdampak padamu”

Ani umma tak salah” Kyuhyun menghapus air mata Hanna. Ia membuat mata ini menangis lagi padahal ia sudah berjanji selalu membahagiakan ummanya.

“Demi umma kau dihina seperti ini. Dia tak boleh memukulmu. Bagaimanapun juga kau ini anak kandungnya dia tak seharusnya memukulmu. Demi hubungan kami sebagai suami istri sampai saat ini dia tak seharusnya memukulmu.

“Umma aku tak apa-apa, kita tidak boleh lemah hanya karena ini justru yeoja iblis itu akan semakin senang”.

“Tapi kau berjanji Kyu jangan pernah kesana lagi umma takut mereka akan membuat yang lebih parah dari ini”.

“Aku berjanji umma, tapi saat dendamku sudah terbalaskan”

“Kyu~~~”

“Sebaiknya kita tidur besok aku harus kerja, umma juga butuh harus istirahat”

.

.

.

Disebuah kampus jurusan seni seorang namja tengah melukis seseorang yang jadi objek lukisan tersebut tapi tiba-tiba ia terkejut saat mendengar suara kaca yang sedang diketuk seseorang. Ia tersenyum sumringah ketika melihat sahabat baiknya yang mengetuk kaca itu.

“Kau tunggu sebentar ne, jika mau kau boleh jalan-jalan dulu nanti kembali lagi”. Ujarnya lalu keluar ruangan.

“Kyunnie” pekik Ryeowook senang nama namja itu setelah hampir sebulan ia tak bertemu sahabatnya Kyuhyun. Kyuhyun memeluk Ryeowook erat. “Kau kemana saja Kyu sudah lama kau tidak kesini aku kangen sekali”

Mianhae Wookie aku akhir-akhir ini sibuk kerja, Wookie apa kau mempunyai uang?” Tanya Kyuhyun pada Ryeowook. Dengan cepat Ryeowook merogoh kantung celananya “Aku punya segini kau mau berapa Kyu?” Tanya Ryeowook seraya memperlihatkan beberapa lembar uang.

“Aku ingin membayar uang sewa rumah. Semalam aku kerumah namja harimau itu tapi, mereka malah mencambukku” jelas Kyuhyun. Ryeowook yang mendengar nampak kaget biar bagaimanapun ia tahu siapa yang Kyuhyun sebut dengan namja harimau yang tidak lain appa Kyuhyun yang sangat Kyuhyun benci.

Kyuhyun tersenyum lalu melipat sedikit lengan kemeja yang ia pakai memperlihatkan bekas cambukan tersebut. “Apa masih sakit?” tanyanya mengelus luka tersebut.

Ani luka seperti ini hanya sebentar saja beda dengan disini” jawab Kyuhyun menunjuk dadanya. Ryeowook memandang sedih Kyuhyun. Ryeowook tahu semua masalah Kyuhyun, ia begitu iba melihat kehidupan keluarga Kyuhyun beda 180 derajat dengan kehidupan keluarganya. Karena tak tega Ryeowook memeluk Kyuhyun menenangkannya yang kini terisak dipelukannya. Hanya pada dialah Kyuhyun mau membuka diri menceritakan semua masalahnya dan menangis seperti ini.

“Aku akan membantumu Kyu kau adalah sahabatku” ucapnya menghapus air mata yang mengalir dipipi gembul Kyuhyun.

Gomawo Wookie hanya kau yang mau membantuku”

“Aku masih kuliah apa kau mau menungguku?”

“Atau begini saja ikut aku” Ryeowook menarik tangan Kyuhyun memasuki kelasnya yang letaknya tidak jauh dari taman itu. Setelah sampai dikelas Ryeowook lantas memanggil teman sekelasnya untuk berkumpul. Kyuhyun hanya diam saja mengikuti apa yang akan Ryeowook lakukan.

“Ada apa Wookie? Kenapa kita disuruh berkumpul apa telah terjadi sesuatu?” tanya salah satu teman Ryeowook.

“Aku ingin meminta bantuan kalian, Kyunnie saat ini membutuhkan bantuan apa kalian bisa menyumbangkan uang suka rela untuk membantunya? Jika kalian tidak mau aku tidak akan memaksa”

“Tentu saja kami mau Kyunnie juga teman kami” mereka pun mulai mengumpulkan uang kedalam topi salah satu kepunyaan siswa tersebut. Kyuhyun tidak dapat berkata apa-apa ia hanya menatap sedih, senang semua bercampur jadi satu. Keluarganya saja tidak mau membantunya tapi mereka yang bukan bagian dari keluarganya rela membantunya. “Sepertinya aku terlahir dari keluarga yang salah” gumam Kyuhyun.

Ryeowook menghampiri Kyuhyun dengan membawa uang yang sudah ia susun dengan rapi. “Kyu ini untuk menambah pembayaran sewa rumah semoga ini cukup” Ryeowook menyerahkan uang tersebut ketangan Kyuhyun.

GomawoJeongmal gomawo Wookie aku sungguh berhutang budi padamu” ucap Kyuhyun setelah menerima uang tersebut. Air mata yang sejak tadi ia tahan tumpah mengaliri pipi chubbynya.

“Sudah kukatakan kita sahabat dan kau tidak pernah berhutang budi padaku semua yang aku dan teman-teman lakukan ikhlas untuk membantumu”

“Sebaiknya kau cepat-cepat pulang untuk membayar sewa rumah tersebut, aku tahu pasti ahjumma sedang pusing memikirkan ini semua”. Kyuhyun mengangguk sebelum pergi ia kembali mengucapkan terimah kasih pada Ryeowook.

.

.

.

Sungmin melamun sambil menatap tabungan yang bergambar kucing miliknya “Hhhhh…aku ingin membantunya, tapi apa Kyu mau? Melihatku saja seperti ingin membunuhku” ucap Sungmin entah pada siapa.

“Aku tidak peduli mereka keluargaku” Sungmin menghancurkan tabungan tersebut kemudian mengumpulkan uang hasil dari tabungannya.

TOK..TOK..TOK

“Iya tunggu sebentar”

“Minnie?”

“Ahjumma aku hanya sebentar disini, ini uang buat membayar sewa rumah mianhae cuma segini yang bisa aku beri”

Ani ahjumma tidak boleh menerimanya dan kau tidak boleh kesini. Kalau Ayah dan Ibumu tahu kau bisa dimarahi Minnie” tolak Hanna halus.

“Ini uangku sendiri bukan dari appa maupun umma, mereka juga tidak tahu aku kesini”

“Tapi Mi___”

“Ahjumma yang telah merawatku sejak aku sakit aku sudah menganggap ahjumma ibu kandungku. Semalam aku minta maaf tidak bisa mencegah appa memukul Kyunnie. Appa semalam hanya emosi”

“Hatimu sangat mulia Minnie kau sungguh baik” Hanna mengusap lembut rambut Sungmin.

“Aku harus cepat pergi sebelum Kyunnie pulang dan marah melihatku disini” ucap Sungmin tapi ia terlambat karena Kyuhyun sudah ada didepan pintu sejak tadi.

“APA YANG KAU LAKUKAN DISINI?” teriak Kyuhyun dengan tatapan tajam seketika Sungmin dan Hanna tersentak kaget melihat Kyuhyun sudah pulang.

Kyuhyun berjalan menuju tempat Sungmin berdiri. “Ambil kembali uangmu aku tidak butuh bantuanmu” Kyuhyun mengambil uang dari tangan Hanna menyerahkan secara kasar ketangan Sungmin. Sungmin hanya menatap takut Kyuhyun yang sekarang menatapnya dengan tatapan tajam dan dingin.

“Kau puaskan apa yang telah appa lakukan semalam padaku? Sekarang kau datang kesini ingin menambah kepedihan yang aku alami?

“Kau salah paham Kyu aku datang kesini hanya ingin membantu dan appa semalam hanya terbawa emosi seharusnya kau tidak membantahnya” jelas Sungmin mencoba meredam kemarahan Kyuhyun.

“Jadi kau menyalahkanku? Jadi seharusnya aku tidak membantahnya?”

Ani bukan itu maksudku Kyunnie, aku mohon kau jangan salah paham kita ini keluarga”

“Kau tidak ingat apa yang telah Appa dan ummamu lakukan pada kami? Apa dengan semua itu mereka belum puas menyiksaku? Kau lihat sendiri semalam aku hanya datang meminta uang, tapi yang aku terima cambukan dari namja harimau itu” ucap Kyuhyun dengan sarat kepedihan bercampur emosi.

“Kau tinggal dirumah yang begitu mewah, kuliah sedangkan aku? Kau lihat aku dan ummaku? Apa kita pantas disebut keluarga?” Bentak Kyuhyun yang sudah tidak dapat emosinya.

“Kyu~~~” Hanna mencoba menenangkan Kyuhyun.

“Aku datang kesini bermaksud baik, kenapa kau seperti ini?”

“Tanyakan pada namja harimau itu” desis Kyuhyun tajam.

“Baik kalau itu maumu sepertinya aku salah sudah ingin membantumu tapi kau menganggap bantuanku adalah petaka bagimu” Sungmin sudah ingin pergi tapi dicegah Hanna.

“Kyu jangan seperti itu Minnie hanya datang membantu kita kau jangan memarahinya, kalian saudara tidak sepantasnya bertengkar” bujuk Hanna pada Kyuhyun.

“Dia bukan saudaraku aku tidak sudi punya saudara dari darah daging namja harimau dan yeoja iblis itu”

“Cukup Kyuhyun kau sudah keterlaluan mereka Appa dan umma kita tidak sepantasnya kau berkata begitu. Kau juga darah daging appa. Sekarang aku pergi dan aku tidak akan kesini maupun membantumu” teriak Sungmin berlari keluar. Hanna hanya menatap sedih pertengkaran Kyuhyun dan Sungmin mereka saudara tidak harus seperti ini.

“Apa aku salah umma? Aku hanya tidak mau yeoja iblis itu menghina kita lagi” Hanna memeluk Kyuhyun yang kini menangis. Kyuhyun yang terlihat tegar diluar tapi begitu rapuh didalam.

“Maafkan umma, ini semua salah umma sehingga kau ikut menderita”

Ania umma tidak salah jangan selalu menyalahkan diri umma karena yeoja iblis itu”

 .

.

.

.

.

TBC

Annyeong lama tak berjumpa, masih ada yg ingat sm ff ini? Mungkin dah lupa hehehe

Banyak yang tanya kenapa wp aq diproteck mian itu pribadi hanya orang tertentu yang tau.

Oh iy buat yang g suka dengan ffku jgn dibaca y ntar katarak loh atau menyebabkan mual berlebihan.

Sedikit info aku akan fokus dgn ff ini bt ff yg lain aq tunda bt postnya setelah ff ini selesai aku baru fokus ke ff yg lain.

Untuk jalan ceritanya agak sedikit berbeda dari drama aslinya dan juga aq sedikit ambil kutipan kata dari versi aslinya, untuk Siwon dan pemeran lain aku belum munculin mungkin di chapter 3.

Warna rambut Kyu di ff ini berwarna hitam seperti gambar diatas dan ada yg bertanya endingnya apakah seperti didrama aslinya, saya tdk akan mengatakannya cukup hanya saya yg tau.

Iklan

26 thoughts on “복수와사랑사이 Chapter 2

  1. iya aku agak lupa sama ceritanya… iyuh, masa di sini bakalan ada wonmin~ apa mereka bakal dibikin pacaran trus tetiba siwon jadi terpesona sama kyu trus terjadi cinta segitiga? di sini ming kakak tirinya kyu kan ya??? hadududuh, aku penasaran~ jangan lanjut lama-lama ya eon? hwaiting ^.^9

    • iy ada wonmin saeng kan nih ff dr drama itu saeng tp bkan segitiga melainkan segiempat.

      aq usahakan update cepat jika keadaan memungkinkan. gomawo dah review 🙂

  2. aku agak lupa sama sebelumnya…
    unni bolrh minta link chap 1 nya ???

    Ya ampuuunn untungnya kyu masih punya temen temen yang baik yg mau bantu kyuhyun…
    Siwon nya belum muncul yya inii ???

  3. hampir lupa sama ff ini…
    jangan buat kyu menderita lama2 ne… kacian ㅠ.ㅠ
    beruntung kyu masih punya temen yang baik.
    lanjut eonni~~

  4. aku masih ingat… awalnya sih lupa, tp pas ada kata Kyu dicambuk, baru dah ni otak bs ingat…\
    temen2 Kyu baik bgt ya…
    Kyu msh mrh tuh makanya dia kayak gitu ke Ming….
    lanjut asap ne…

  5. aah tadinya sempat blank ma ni ff.
    tapi bgtu baca part kyu yg mau mnta uang tapi malah dsiksa jadi ingat dh.
    dsini appa cho tega bgt.

    mmm moga setelah ff ni kelar ga hiatus lagi.
    coz masih nunggu ff na yang yoona ma kyu misanan tu. ingat kn ff na tu??

  6. so sad….. walaupun uda prnh nonton drama’a, V klo ngbayangin babykyu yg Jd pemeran’a… Rasa’a Jd lebih sedih lg…

    Lam kenal eonnie-thor… Izin ikut baca… ^^

  7. Aigooo aku ampe nangis nih bcanya. Bnr” skt hati bgt
    Yahhhh sungmin emang dtg dgn niat membantu. Tp kl ngeliat betapa bencinya kyu sm keluarga itu skrg… Harusnya sungmin ngirim uang itu dgn suruhan org,jgn dia sndr. Jd kena batunya kan -_- pdhl mungkin,kyu sndr gak berniat sekejam itu. Cm krn skt hatilah dia begitu

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s