One Heart One Love (2Shoot)

unduhan

Main Cast: WonKyu Slight SiFany

Other Cast: Leeteuk, Donghae, Taemin, dll.

Genre: Angst, Family, Hurt / conform, Romance.

Rate: T

Authoor: EvilKyute

WARNING: M-preg, MALEXMALE, YAOI, OOC, AU, TYPO (S), EYD, Bahasa TIDAK BAKU HAL-HAL TIDAK JELAS LAINNYA. JIKA MEMANG TIDAK SUKA, SILAHKAN MENINGGALKAN FF INI SEBELUM ADA NIAT MEMBERIKAN FLAME.

“Bagaimana keadaannya uisa? Apa bayinya baik-baik saja?” tanya seorang namja cantik kepada dokter yang bername tag Kim Hana.

 

“Kyuhyun-ssi baik-baik saja operasi berjalan lancar bayinya juga lahir dengan selamat” namja tadi menghembuskan nafas lega setelah mendengar penuturan dokter Kim. “Kyuhyun-ssi akan dipindahkan dikamar rawat, bayinya akan kami bersihkan dulu sebelum menyerahkan pada Kyuhyun-ssi. “Saya pamit dulu masih ada pasien yang harus saya tangani” dokter Kim beranjak pergi disusul perawat yang sedang menggendong bayi Kyuhyun.

Namja tadi yang bernama Park Jungso atau biasa dipanggil Leeteuk berlalu menuju kamar rawat Kyuhyun dongsaengnya yang baru saja melahirkan. Sesampainya disana Leeteuk memandang sendu namja manis yang sedang tertidur pulas akibat dari obat bius saat operasi tadi. Leeteuk duduk disalah satu kursi disamping ranjang Kyuhyun membelai wajah Kyuhyun.

“Engggh…” Leeteuk menghentikan aktivitasnya membelai wajah Kyuhyun saat mendengar suara lenguhan Kyuhyun yang sudah sadar. Kyuhyun membuka kedua matanya dengan perlahan kemudian menatap Leeteuk yang sedang tersenyum dihadapannya.

“Hyung” lirih Kyuhyun yang masih lemah pasca operasinya. “Apa yang kau rasakan Kyu? Apakah masih terasa sakit?” Kyuhyun menggeleng lemah pandangannya seperti sedang mencari sesuatu dan Leeteuk tahu apa yang Kyuhyun cari.

“Bayimu masih dibersihkan sebentar lagi akan dibawa kesini” ucap Leeteuk menjawab apa yang ada dipikiran Kyuhyun saat ini. Kyuhyun memandang sendu Leeteuk “Itu bukan bayiku hyung” Leeteuk tidak terkejut lagi apa yang Kyuhyun ucapkan. Yah dia tau Kyuhyun tidak akan pernah mau mengaku bayi yang baru saja ia lahirkan adalah anaknya mengingat masa silam Kyuhyun 9 bulan yang lalu, itu membuat Kyuhyun hampir bunuh diri dan membuat Leeteuk kewalahan dengan aksi bunuh diri Kyuhyun yang hampir ia lakukan tiap hari.

“Kyunnie___”

“Hyung aku mohon jangan memaksaku” pinta Kyuhyun lirih. Leeteuk menghembuskan nafas berat melihat sifat keras kepala Kyuhyun. Seandainya kejadian itu tidak terjadi mungkin dongsaengnya ini akan bahagia dengan orang yang dicintainya, tapi itu semua hanya khayalan belaka.

“Hyung harus bagaimana Kyu?

“Tolong jaga bayi itu aku akan pergi ke Jepang melanjutkan studiku yang tertunda hyung” ucap Kyuhyun dengan pandangan memohon dan lagi-lagi Leeteuk menghembuskan nafasnya untuk kesekian kali.

“Baiklah hyung akan menjaganya, tapi berilah ia kasih sayang sebelum kau meninggalkannya Kyunnie biar bagaimana pun kau menyangkalnya ia tetap anakmu” pembicaraan mereka terhenti ketika salah satu suster dirumah sakit masuk dengan membawa bayi dalam gendongannya.

“Ini bayi anda Kyuhyun-ssi, sangat lucu dan berjenis kelamin yeoja” suster tersebut menyerahkan bayi dalam gendongannya ke Kyuhyun. Ada perasaan hangat saat bayi itu didalam gendongannya apalagi saat bayi itu memandang dengan mata bulatnya. Namun, tiba-tiba sekelebat bayangan kejadian naas itu muncul dalam ingatannya dan hampir saja ia melempar bayinya sendiri jika Leeteuk tidak mengambil bayi itu dengan cepat.

“Kyunnie” Leeteuk menyerahkan kembali bayi Kyuhyun kesuster tadi yang tengah memandang Kyuhyun dengan heran. Leeteuk mencoba menenangkan Kyuhyun yang menangis terisak dalam pelukannya. Leeteuk tidak tahu harus bagaimana lagi agar kejadian itu lenyap dari ingatan Kyuhyun. Hanya ada satu orang yang dapat menyembuhkannya tapi itu tidak mungkin, orang itu masa lalu Kyuhyun yang tidak ingin ia ingat.

.

.

.

Four years later

Seorang yeoja cantik tengah sibuk menata sarapan pagi dimeja makan sambil menanti suaminya turun dari kamar. Setelah selesai suami yang ia tunggu pun datang dengan lengkap memakai pakaian formal untuk berangkat kekantor.

“Aku menyiapkan sarapan kesukaanmu Siwon oppa” ucap yeoja itu dengan senyuman manis bertengger diwajahnya.

Gomawo “ ucap Siwon datar. “Kau jangan selalu menyiapkan makanan yang aku suka Tiffany” lanjut Siwon pada yeoja tersebut yang ternyata Tiffany istri dari Choi Siwon pewaris Hyundai Corp. Tiffany hanya tersenyum kecut mendengar ucapan Siwon yang sudah seringkali ia dengar selama ia berumah tangga dengan Siwon. Selama empat tahun ia hidup dengan Siwon tidak pernah sekalipun ia mendengar Siwon mengucapkan kata-kata manis padanya jangankan kata manis, menegurnya saja Siwon mesti berpikir dua kali seakan-akan dirumah ini ia tidak ada.

Ini juga salah satu kesalahannya sehingga Siwon begitu membencinya, tapi yang ia lakukan karena ia benar-benar mencintai Siwon. Apakah ia salah jika berjuang demi orang yang ia cintai walaupun yang ia perbuat termasuk salah besar yang tidak akan pernah Siwon maafkan?. “Aku pergi jangan membawa makan siang kekantor” Tiffany memandang punggung Siwon dengan tatapan sedih. ‘Sampai kapan kau membuatku seperti ini oppa? Sudah empat tahun kejadian itu, tapi kenapa kau tidak melupakannya juga? bahkan dihatimu masih tetap terlukis namanya’ jerit batin Tiffany.

Tiffany menghapus air matanya yang sempat keluar dari sudut matanya ia tidak mau mertuanya melihatnya menangis . jika itu terjadi akan panjang ceritanya dan malah akan membuat Siwon membenci dirinya. “Fany” Tiffany menoleh kesumber suara yang memanggilnya dan itu adalah Ny. Choi ibu suaminya a.k.a Choi Siwon.

“Siwon sudah pergi?” tanya Ny. Choi yang mendapat anggukan dari Tiffany. “Aigoo anak itu selalu seperti itu, apa yang harus eomma lakukan agar dia tidak seperti mayat hidup?” tanya Ny. Choi lirih entah pada siapa. Tiffany yang dapat mendengar suara lirih Ny. Choi hanya menghela nafas pelan ia tau siapa orang yang dapat mengembalikan keceriaan Siwon, yah hanya orang itu yang entah dimana keberadaannya tiba-tiba menghilang setelah kejadian naas itu berlangsung.

“Eomma tidak sarapan?” ujar Tiffany membuka percakapan yang sempat hilang tadi.

Ani Fany eomma tidak selera makan semenjak perubahan sikap Siwon turun drastic seperti itu”

“Eomma”

“Sebaiknya kau saja yang sarapan, eomma ingin menjenguk appa dirumah sakit” belum sempat Tiffany mengeluarkan apa yang ada dalam pikirannya Ny. Choi sudah beranjak pergi. ‘Ya Tuhan apa ini karma buatku?’.

Ruang kerja bercat putih dengan perabotan-perabotan yang tertata rapi dan juga bentuk ruang kerja yg minimalis. Disamping kanan meja kerja terdapat lemari yang didalamnya berjejer penghargaan-penghargaan yang diperoleh penghuninya semenjak menjabat menjadi direktur diperusahaan Hyundai Corp. Choi Siwon adalah penghuni ruangan tersebut mengganti Tn. Choi appa yang kini terbaring dirumah sakit setelah kejadian naas itu. Hati Siwon kembali sakit saat mengingatnya dimana orang yang dia cintai__.

“Siwon-ah” terdengar suara yang mengagetkan Siwon dari khayalannya sesaat. Siwon menengadahkan wajahnya melihat siapa yang sudah berani mengganggunya bahkan sampai tidak mengetuk pintu.

Namja tadi yang menegur  menatap sedih wajah Siwon. Ia tahu kenapa wajah tampan itu yang dulunya selalu ceria, dimple dikedua pipinya tak lepas jika ia tersenyum bahkan tertawa berubah menjadi sendu. “Sampai kapan kau seperti ini Siwon? Apakah kau tidak kasihan dengan Tiffany, Appa, dan eomma mu?

“Kau tidak mengerti bagaiman rasa sakit hati ini hyung. Hatiku sakit  jika melihat mereka”

“Tapi ini empat tahun bahkan lebih  Siwon-ah” Siwon menggeram kesal mendengar ucapan namja itu.

“Lee Donghae kau tidak tahu bagaimana rasa sakitnya orang yang kamu cintai pergi meninggalkanmu karena keluargamu sendiri terlebih keluargamu menggunakan cara___” Siwon tidak dapat melanjutkan ucapannya hatinya begitu sakit tanpa sadar ia menangis mengingat kejadian itu. Donghae segera memeluk Siwon mencoba menenangkannya. Ia mengaku salah sudah menoreh kembali luka lama Siwon yang sampai sekarang belum sembuh.

Mianhae Siwon-ah

“Aku mencintainya hyung…aku begitu merindukannya” racau Siwon dipelukan Donghae. Donghae sudah seringkali mendapati Siwon seperti ini namja yang dulu ia kenal tegar kini rapuh. Ia juga tidak bisa berbuat apa-apa, sudah berapa kali ia mencoba mencari sosok itu tapi ia tak pernah menemukannya.

“Kita akan terus mencarinya Siwon. Kau tidak bisa terus-terusan seperti ini” Siwon menghentikan tangisnya melepaskan pelukan Donghae. Wajah yang tadinya akan sarat kepedihan kini berubah datar. Donghae menghela nafas jika sudah begini Siwon tidak ingin diganggu itu artinya ia harus keluar dari ruangan ini.

“Kita akan menemukannya Siwon ikuti kata hatimu” Donghae keluar dari ruangan Siwon setelah memberi kata-kata semangat untuk Siwon. Siwon masih tetap diam pandangannya beralih kelaci meja kerjanya, ia buka dan mengeluarkan selembar foto yang sudah kusam.

“Aku merindukanmu Mianhae” Siwon mengecup foto tersebut. Foto seorang namja manis dan juga imut, namja masa lalu Siwon.

.

.

.

“Lepaskan dia aku mohon”

 

“Hyuuuung”

 

“Aku mohon lepaskan dia jangan lakukan itu…TIDAAAAAAK”

 

“Hah..hah..hah” Siwon terbangun dari tidurnya dengan bermandikan keringat. Mimpi itu selalu menghantuinya setiap malam. Mimpi yang menghancurkan masa depannya bersamaan dengan hancur hatinya.

Oppa ada apa denganmu?” Tiffany mencoba menyentuh Siwon tapi dengan cepat Siwon menepisnya lalu berjalan kekamar mandi. Untuk kesekian kalinya Tiffany tersenyum kecut mendapat perlakuan seperti itu dari Siwon. ‘Aku sudah tidak tahan diperlakukan seperti ini’ jeritnya yang cuman didalam hati Tiffany ucapkan.

“Aku harus mencarinya hanya dia yang mampu mengembalikan keceriaan Siwon oppa” Tiffany menelpon seseorang tidak lama percakapan itu berlangsung setelah selesai Tiffany menyusul Siwon kekamar mandi.

Dikamar mandi Siwon tengah membasuh wajahnya untuk menghilangkan rasa penat dan gelisah yang selalu ia rasakan ketika mimpi itu datang. Ia menatap cermin didepannya memperhatikan setiap lekuk wajahnya yang kini kurus setelah kejadian itu. “Baby dimana kau saat ini? Aku begitu merindukanmu” lirih Siwon menahan tangisnya.

Tuk..tuk

Oppa

Wae?” jawab Siwon ketus. Melihat wajah istrinya saja ia ingin muntah.

“Kapan kau memandangku oppa? Sudah empat tahun kita berumah tangga tapi sikapmu padaku selalu seperti ini?” ucap Tiffany memandang sendu kearah Siwon yang menatapnya sinis. Siwon tidak menjawab ia melewati Tiffany. Namun, langkahnya terhenti karena Tiffany memegang lengannya.

“Singkirkan tangan kotormu itu” desis Siwon menahan amarah.

Oppa pandang aku. Kenapa dia tidak juga lepas dari ingatanmu? Apa yang sudah ia perbuat padamu oppa?”

GREEP

Siwon seketika mencengkram kuat pipi Tiffany dengan tangan kanannya matanya menyorot tajam dengan amarah yang begitu meluap. “Jaga ucapanmu Tiffany-ssi atau aku akan membunuhmu saat ini juga” desisnya tajam membuat Tiffany menelan ludahnya gugup.

Op_oppa ssakitt…” ringis Tiffany mencoba melepas tangan Siwon dari pipinya. Siwon melepaskannya dengan kasar kemudian beranjak menuju tempat tidur yang ia bagi dengan Tiffany. Walaupun mereka tidur sekamar dan satu ranjang Siwon sama sekali tidak pernah menyentuh Tiffany ia selalu menjaga jarak. Karena ia tidak pernah menginginkan pernikahan ini. Hanya dia yang dapat menyentuhnya.

Tiffany berlari kekamar mandi menumpahkan rasa sedihnya memang tubuh suaminya selalu disampingnya tapi hati dan jiwanya pergi dengan namja itu. Untuk mengatakan menyesal pun sudah terlambat semuanya telah terjadi. Namun, untuk mempertemukan mereka kembali itu jalan yang cukup baik sebagai penebus rasa bersalah yang selalu menjadi pikirannya belakangan ini.

Pagi yang cerah secerah hati namja cantik yang sedang duduk ditaman rumahnya sambil memandang anak kecil yang bermain disekitar taman itu. Senyuman tak pernah lepas dari wajah cantiknya melihat yeoja kecil itu berlari kesana kemari dengan riangnya.

“Ahjumma” panggil yeoja kecil tersebut tangannya bergerak-gerak lucu mengisyaratkan agar namja cantik itu datang kepadanya. Namja cantik yang tak lain adalah Leeteuk bangun dari duduknya menuju kearah yeoja kecil tersebut. Setelah sampai ia berjongkok memposisikan tubuhnya agar sejajar dengan yeoja kecil tadi.

Waeyo Min? tanyanya sambil mengusap lembut pipi chubby yeoja kecil tersebut yang bernama Park Taemin yang benar-benar mirip dengan pipi chubby ibunya.

“Kapan eomma akan datang ahjumma? Minnie cudah lindu cekali” ujar Taemin dengan wajah sendunya. Leeteuk berhenti mengusap pipi Taemin ia beralih menggenggam tangan mungil Taemin.

“Apakah eomma tidak pelnah lindu pada Minnie?” hati Leeteuk begitu teriris mendengar ucapan Taemin. Bukan karena tidak rindu tapi, ada sesuatu yang mengharuskan Kyuhyun pergi mungkin bisa dibilang membuka lembaran baru. Leeteuk selalu mengirimkan foto apa saja kepada Kyuhyun yang ada sangkut pautnya dengan Taemin. Jadi, Kyuhyun bisa tau bagaimana perkembangan Taemin selama ini, walaupun itu sia-sia Kyuhyun seakan-akan tidak pernah mau tau tentang Taemin. Setelah melahirkan Taemin tidak lewat dari 2 minggu Kyuhyun berangkat ke Jepang dan sampai sekarang ia sama sekali belum pernah menginjakkan kakinya di Seoul lagi.

“Hiks..hiks aku lindu eomma ahjumma” Leeteuk tersadar dari lamunannya mendengar isak tangis Taemin. Segera ia rengkuh tubuh kecil Taemin mencoba menenangkannya.

“Minnie jangan menangis eomma pasti sedih kalau melihat Minnie menangis”

“Tapi kenapa eomma tidak pelnah menjenguk Minnie? Minnie ili pada teman-teman Minnie yang celalu diantal eomma dan appanya” Leeteuk tidak mampu menjawab pertanyaan Taemin. Leeteuk juga merasa kasihan pada Taemin anak yang masih merah (bayi) ditinggal begitu saja oleh Kyuhyun, biarpun Kyuhyun sudah mengatakan padanya agar menjaga Taemin. Tapi, tetap saja itu tidak pantas dilakukan oleh seorang ibu.

“Ssss…eomma pasti datang menjenguk Minnie. Sekarang Minnie jangan nangis lagi ne, kalau Minnie menangis tidak akan cantik lagi” Taemin cemberut mendengar ucapan Leeteuk. Wajah cemberut yang sangat mirip dengan Kyuhyun. Betapa ia rindu pada dongsaengnya itu.

.

.

.

“Siwon-ah aku menemukan mereka” Siwon menatap Donghae yang masih berdiri didepan pintu dengan kedua tangannya ia selipkan disaku celana. Siwon mendengus kesal, ia memang dekat dengan Donghae sepupunya itu tapi ada saatnya ia tidak suka dengan sikap Donghae yang seenaknya masuk keruangannya tanpa mengetuk pintu.

“Aku rasa hyung sudah diajari cara bersikap”.

“Tsk..kau ini selalu seperti itu. Apa kau tidak mau mendengar kabar baik yang aku sampaikan ini?”

Siwon menghentikan aktivitasnya sebentar memandang heran pada Donghae. “Kabar baik apa?” tanyanya penasaran.

“Aku menemukan kediaman Leeteuk hyung” Siwon menahan nafasnya mendengar ucapan Donghae. “Tadi pagi aku sedang berkunjung kesalah satu rumah temanku dan tak sengaja melihat Teuki hyung sedang bermain dengan anak kecil. Mungkin itu anaknya tapi yang aku pastikan rumah itu adalah rumah Teuki hyung”.

“Kau bisa mengantarkan aku kesana sekarang?”

“Apa kau tidak sibuk? Karena setiap hari kau tidak lepas dari kerjaan walaupun hari libur”.

“Untuk saat ini tidak ada. Ini lebih penting dari urusan kantor” Siwon mengambil kunci mobil lalu menyeret Donghae keluar dari ruangannya. “Cancel semua meeting yang ada, karena saya ada urusan yang lebih penting” ucap Siwon pada sekretarisnya. Donghae hanya menggelengkan kepalanya melihat kelakukan Siwon. Mungkin ini pertama kalinya wajah Siwon terlihat cerah setelah mendengar kabar itu selama kurang lebih empat tahun ia tak pernah menampakkan wajah cerahnya ini.

“Baik pak”

Selama menempuh perjalanan kurang lebih 15 menit dengan acara kebut-kebutan yang cukup membuat jantung Donghae hampir keluar dari tempatnya. Akhirnya mereka sampai ditempat tujuan kediaman Leeteuk orang yang Siwon cari-cari selama ini. Ah bukan Leeteuk tapi dongsaengnya semoga hari ini ia dapat bertemu dengan orang itu.

“Ayo hyung” Siwon menarik tangan Donghae tapi Donghae menepisnya. “Kau ini bersabar sedikit. Kau tidak lihat aku hampir mati jantungan karena aksi kebut-kebutanmu tadi” omel Donghae sambil mencoba menenangkan jantungnya yang masih berpompa dengan cepat. Siwon hanya tersenyum geli menanggapi omelan Donghae. 1 lagi Siwon hari ini tersenyum walaupun ia sering tersenyum tapi ini adalah senyum yang natural bukan senyum karena terpaksa yang sering ia tunjukan selama ini.

Tuk..tuk

Siwon mengetuk pintu rumah itu dengan sedikit keras atau mungkin tidak sabaran Donghae betul-betul harus siap lahir batin melihat perubahan sikap Siwon hari ini. Tidak berapa lama pintu pun terbuka dan seorang yeoja kecil tengah menatap mereka dengan mata yang berkedip-kedip imut.

Annyeong” sapa Siwon ramah pada yeoja kecil tersebut yang adalah Taemin.

Annyeong ahjucci” balas Taemin sambil membungkukkan tubuhnya sedikit.

“Minnie siapa diluar?” tanya Leeteuk dari dalam tidak berselang lama Leeteuk sudah muncul dihadapn mereka. Dan yang pastinya Leeteuk sangat terkejut melihat tamunya tersebut tamu yang sudah lama ia hindari tapi malah muncul dihadapannya.

Annyeong hyung”

A__aannyeong” jawab Leeteuk gugup.

“Apakah kami boleh masuk?” tanya Siwon yang dijawab Leeteuk hanya anggukan yang terkesan kaku.

“Minnie kekamar dulu nanti ahjumma nyusul” Taemin mengangguk lalu berlari menuju kamarnya yang terletak dilantai atas.

“Apa dia anakmu hyung?” tanya Donghae yang sejak tadi diam saja.

Ani, Minnie anak temanku” jawab Leeteuk mencoba meyakinkan dua namja dihadapannya ini. Tapi sepertinya Donghae tidak percaya dengan ucapan Leeteuk.

“Ada apa kalian kemari? Dan darimana kalian tau rumah ini?”

“Santai saja hyung kami datang tidak ingin merampok” ucap Donghae santai membuat dua namja memandang sebal kearahnya.

“Kau bisa diam hyung?” lirih Siwon yang masih dapat didengar Leeteuk.

“Oke..Teuki hyung aku ingin melihat-lihat rumahmu kalian bicara saja berdua” tanpa mendengar jawaban Leeteuk. Donghae sudah berlalu pergi.

“Benar-benar anak itu tidak berubah sedikitpun selalu seenaknya”. Kini tinggalah mereka berdua Siwon yang duduk dengan tingkah canggung mungkin karena baru bertemu lagi setelah empat tahun tidak bertemu.

“Apa d__”

“Kyunnie tidak ada disini Siwon-ah” potong Leeteuk.

“Kyunnie kemana hyung?”

“Aku tidak bisa mengatakannya lebih tepatnya aku sama sekali tidak tahu”

“Tidak mungkin hyung tidak tahu, hyung pasti menyembunyikannya” pekik Siwon kesal.

“Lalu kalau hyung mengatakannya apa yang akan kau perbuat? Membuka masa silamnya yang berusaha dia pendam selama ini? Kau tidak tahu apa yang terjadi pada Kyunnie setelah kejadian itu Siwon!” seru Leeteuk penuh emosi bahkan ia harus mengatur nafasnya setelah mengucapkan kata itu tanpa bernafas.

“Aapa yang terjadi pada Kyu hyung?

“Kyunnie hamil dan melahirkan seorang bayi yang bernama Park Taemin bukan begitu Teuki hyung?” Leeteuk memandang horror Donghae saat mendengar ucapan namja itu sambil menggendong Taemin. Bisa ia pastikan Taemin baru saja memberitahunya.

“Kau?” Leeteuk tak mampu melanjutkan ucapannya rahasia yang ia simpan selama ini terbongkar sudah.

“Apa benar begitu hyung? Dan anak ini adalah anak Kyunnie?” tanya Siwon yang juga terkejut dengan ucapan Donghae tadi.

Leeteuk menghela nafas sebentar lalu menatap sebentar kearah Donghae yang kini duduk dihadapannya dengan Taemin dipangkuannya. “Yang dikatakan Donghae benar” Hati Siwon sakit mendengar kenyataan ini. “Ada satu hal yang perlu aku tanyakan padamu Siwon? Apakah kau pernah melakukannya pada Kyunnie?” Siwon mengangguk menjawab pertanyaan Leeteuk.

“Aku tidak tahu harus memulai darimana yang pastinya aku curiga Minnie adalah anakmu” Siwon maupun Donghae terkejut sedangkan Taemin memandang 3 orang dewasa tersebut dengan pandangan bingung.

“Tapi bukannya saat itu?”

“Ya aku tahu Siwon”

Flasback

 

“Putuskan dia Siwon” gertak Tn. Choi dengan wajah murka seperti ingin menelan hidup-hidup mangsa yang ada dihadapannya.

 

“Aniyo appa” tolak Siwon sambil tangannya menggenggam erat tangan namja manis yang kini menangis ketakutan disampingnya.

 

“Kau! Apa kasu sadar Siwon dia namja, dia tidak akan memberikan keturunan. Apa yang akan kolega-kolega appa katakan jika anak satu-satunya kebanggaan appa menikah dengan seorang namja!”

 

“Aku tidak perduli appa”

 

GREP

 

Siwon terkejut karena tiba-tiba 2 namja berbadan tegap mengambil Kyuhyun darinya. Siwon memukul namja tersebut walaupun ia dihadapan ayahnya sendiri. Tapi, tenaga Siwon tidak sebanding dengan tenaga 2 namja tersebut. “Hyuuuung” Kyuhyun berteriak mencoba melepaskan diri.

 

“APPA” teriak Siwon ingin rasanya ia membunuh orang yang ia hormati selama ini. Tn. Choi hanya memandang remeh Siwon tangannya memberi kode kepada pengawalnya dan saat itu juga kedua tangan SIwon dipelintir lalu diikat disalah satu kursi. Dan betapa ia terkejut melihat orang yang ia cintai tergeletak dihadapannya dengan kedua tangan terikat.

 

“Tiffany” panggil Tn. Choi. Seorang yeoja cantik datang bersama Ny. Choi serta namja berparas tampan yang tingginya kurang lebih hampir sama dengan Siwon.

 

“Aku tanyakan sekali lagi Siwon tinggalkan namja itu” perintah Tn. Choi sambil menunjuk kearah Kyuhyun yang terbaring lemah dilantai.

 

“Aku tidak akan pernah meninggalkannya appa sampai kapanpun aku tidak meninggalkannya” ucap Siwon tajam dengan pendiriannya.

 

“Baiklah kalau begitu” Tn. Choi & Ny. Choi pergi dari ruangan itu atau ruangan yang kedap suara tempat favorit Siwon saat ia masih sekolah disusul Tiffany. Tinggalah namja tampan tadi beserta pengawal-pengawal Tn. Choi.

 

Perlahan namja itu melangkah mendekati Kyuhyun ia berjongkok membelai surai madu Kyuhyun yang terlihat acak-acakan menambah kesan seksi. Siwon yang ada dihadapan mereka berteriak menyumpah serapahi namja tersebut. Sekilas namja itu menoleh kearah Siwon dan ia tersenyum  menunjukkan smirknya. Tidak berlangsung lama ia mengecup bibir Kyuhyun sekilas. Siwon yang melihat semakin berteriak dan menangis terlebih Kyuhyun kini menangis meraung-raung memanggilnya.

 

Siwon ingin rasanya  mati saat ini juga menyaksikan namja itu menyetubuhi tubuh Kyuhyun dengan brutal tanpa rasa kasihan sedikitpun dengan suara Kyuhyun yang menangis dan berteriak kesakitan.

 

“Hyuuuung” panggil Kyuhyun dengan suara parau akibat terlalu lama menangis.

 

“Aku mohon hentikan” pinta Siwon dengan suara rintihan menyayat hati. Siapa yang tidak sakit melihat namjacingumu disentuh oleh namja lain dan ia lakukan itu didepan matamu. Siwon tidak sanggup melihatnya ia tiba-tiba pingsan  setelah mendengar desahan puas namja itu saat mencapai puncaknya.

 

“Hyu__uuunggg” seru Kyuhyun yang juga pingsan akibat kesakitan yang ia alami terlebih rasa sakit dihatinya.

 

Setelah kejadian itu Kyuhyun dibawa entah kemana yang pastinya ia menghilang beserta dengan hyungnya. Siwon maupun Donghae mengelilingi kota Seoul tapi tetap tidak menemukannya, Siwon bagai mayat hidup ia menuruti kemauan appanya tapi rasa benci selalu ia tanamkan pada ke 3 orang tersebut. Tn. Choi  yang tidak tahan dengan perubahan sikap Siwon jatuh sakit dan berharap Siwon mau menjenguknya dan memaafkannya, tapi itu semua sia-sia karena hati Siwon tertutupi kata maaf untuknya, bukan hanya untuknya tapi untuk istri dan menantunya. Nasi sudah menjadi bubur.

 

Flasback End

 

“Kyunnie selalu menangis dan memanggilmu Siwon, dia selalu menggunakan segala cara untuk mengakhiri hidupnya terlebih setelah 4 hari kejadian itu ia tahu bahwa ia hamil”.

“Aku antara percaya dan tidak bahwa anak dalam kandungannya adalah anak namja itu. Kapan terakhir kali kau melakukannya bersama Kyunnie?”

“Seminggu sebelumnya hyung” jawab Siwon kikuk. Hey ini pribadi jadi ia benar-benar malu mengambil keperawanan Kyuhyun sebelum mereka menikah terlebih dihadapan hyung mantan namjacingunya.

“Daripada kita menerka-nerka seperti ini ada baiknya kita kerumah sakit untuk melakukan tes DNA” usul Donghae yang memang ada benarnya juga.

“Ahjucci cebenalnya kalian membicalakan apa?” Siwon menoleh kearah Taemin yang ada dipangkuan Donghae tangannya terulur mencoba mengambil Taemin. Taemin yang mengerti lalu turun dari pangkuan Donghae naik kepangkuan Siwon.

Siwon mengusap pipi gembul Taemin yang mirip dengan Kyuhyun. “Kau mirip dengan eommamu” Taemin memandang Siwon dengan mata berbinar kekanakan. “Apa ahjucci pelnah beltemu eommaku?” tanya Taemin penuh harap.

Ne sebelum kau lahir”

“Eommaku cantik tidak? Minnie hanya melihatnya di foto ahjucci” ucap Taemin menunduk sedih.

“Eommamu sangat cantik”

Jinja?”

“Minnie sebaiknya kekamar ne ini pembicaraan orang dewasa, Minnie taukan kalau___”

“Minnie maci kecil ahjumma” sambung Taemin memotong ucapan Leeteuk. Taemin turun dari pangkuan Siwon berlari kelantai atas kembali kekamarnya.

“Jadi apa yang kalian inginkan dariku? Kalian sudah tahukan bagaimana keadaan Kyu 4 tahun yang lalu?”

“Aku ingin hyung memberitahuku dimana Kyunnie berada”

“Aku sudah bilang tidak tahu Kyu sekarang dimana” ucap Leeteuk keuh-keuh tetap pada pendiriannya. “Sekarang kalian pulang tidak ada lagi yang perlu dibicarakan aku tidak mau keluargamu Siwon menganggu kehidupan kami lagi” Leteeuk bangun dari duduknya melangkah ingin menuju lantai atas. Namun, baru selangkah Siwon menarik pergelangan tangannya dan bersimpuh dihadapan Leeteuk. Leeteuk yang tidak siap menerima ini semua hanya diam terkejut melihat Siwon dihadapannya.

“Hyung aku mohon aku benar-benar merindukannya”

“Ingat Choi Siwon kau sudah menikah”

“Aku memang sudah menikah tapi aku tidak pernah mencintainya bahkan menyentuhnya sekalipun”. Leeteuk terkejut atas ucapan Siwon bagaimana bisa Siwon sudah menikah 4 tahun tapi sama sekali belum pernah menyentuh istrinya? Apa cintanya begitu besar pada Kyuhyun?.

“Aku tidak bisa Siwon maafkan aku”. Leeteuk tetap pada pendiriannya walaupun ia merasa kasihan dengan Siwon. Leeteuk meninggalkan Siwon masih tetap pada posisinya bahkan lebih parah karena Leeteuk dapat mendengar suara isakan lirih Siwon.

Donghae yang merasa kasihan melihat Siwon bangkit dari duduknya membantu Siwon agar bangun dari posisi bersimpunya. “Kita cari cara lain saja untuk menemukan Kyunnie. Teuki hyung tidak mungkin mau membaritahu kita mengingat kelakuan keluargamu dulu sebaiknya kita pulang” bujuk Donghae pada Siwon. Siwon hanya mengangguk merekapun keluar rumah tapi baru ingin membuka pagar rumah mereka mendengar suara anak kecil sedang memanggil mereka.

“AHJUCCIIIIII!!!”

Yup Taemin lah yang memanggil mereka sambil berlari dengan kaki mungilnya. Donghae berjongkok dihadapan Taemin yang baru saja sampai dengan nafas yang ngos-ngosan. “Ahjucci bolehkah Minnie mengatakan cecuatu?” tanya Taemin dengan wajah khas anak-anak. Donghae dan Siwon mengiyakannya.

“Minnie mohon untuk membujuk eomma agal pulang kelumah. Ahjumma pelnah bilang kalau eomma Minnie ada ditempat jauh..ehmm kalau tidak calah ada cakula-cakula gitu ahjucci” celoteh Taemin yang ternyata ucapannya itu mendapat titik terang bagi Siwon. Bukankah Sakura itu ada di Jepang? Siwon harus berterimah kasih pada Taemin. Siwon ikut berjongkok yang sama dilakukan Donghae karena sejak tadi dia memang berdiri.

“Ahjussi janji akan membawa pulang eomma Minnie” ucap Siwon dengan senyuman yang tulus membuat Taemin tersenyum cerah.

“Yeee…gomawo ahjucci”

“MINNIE!”

“Ne ahjumma. Ahujcci Minnie kedalam dulu ne ahjumma cedang memanggil Minnie, Minnie akan tunggu ahjucci membawa eomma pulang.

Annyeong

TBC

Apakah ada yang merindukanku? Aku rasa tidak ada -_-

Oke aq comeback dengan ff baru ini rencana oneshoot tp aq merasa terlalu panjang jadi aq potong bt menjadi twoshoot..bagaimana?? ffnya bgs tidak? Mian klo alurnya berantakan terus terang ini buatnya dalam keadaan mood tdk bgs jd maklumi y klo ff jelek atau pasaran  :). ini ff awal yang aq suguhin dengan berakhirnya hiatus aq.

Review please !!!

Iklan

67 thoughts on “One Heart One Love (2Shoot)

  1. WoW Keren….

    Lanjut Eoni FF yy,,apakh kyuhyun akn di temukan ?
    apakah siwon dan kyuhyun akan bersatu ?
    apakah mereka akan menjadi keluarga kecil yang bahagia ?

    Sungguh Penasaran….:)

  2. Wow keren bngt FF’nya…

    sdihh…ksian Taemin dri kecil gak prnh liht Mom’nya
    Ayo Dad cari Mom smpe k’tmu,,agar klian bsa kumpul kmbli mnjdi keluarga yang bahagia…

    Lanjutttt ya…

  3. aku selalu suka cerita apapun kalo cast nya kyUke~~~apalagi kalo kyu menderita~~^^
    lanjutkan thor~ fighting !!! oh iya, ini harus happy ending ya~~~**v(^_^)v**

  4. Wajar aja law siwon gk bs maafin kluargax… Ktrluan gitu kelakuanx… Kasian taeminnie gk prnah ktmu ma ibux~ tpi ngerti sih gmn prasaanx kyu… Masih untung dy gk ggurin taemin dlu…

  5. Nyahahaha…..saya telat tau kalo ada ff baru >///<

    ckckck..itu ortu'a Siwon kejam banget dah 😦
    Kyu sampe di gituin..hiks..

    Anak'a Taemin syukur deh.. XD
    saya bosen soal'a anak'a WonKyu kebanyakan Minho atau Suho -3- *plak*

    yosh….next chap di tunggu thor :*

  6. Well~ Jadi taemin anaknya siapa? Siwonkah? Atau seseorang itu! Harapnya si siwon.
    Tn. Choi emang benar-benar kejam. Malah boleh dia seperti itu. Menyebalkan..

  7. Aku lihat ada postingan FF baru dan yah langsung baca dari yg pertama deh 😉
    Ya Tuhan. Agak nyesek sih waktu Kyu gak mau ngakuin anaknya :”
    Tapi ternyata alasannya karna itu. Pfiuh~
    Benar-benar rumit!! T.T
    Siwon masih menjaga hatinya untuk Kyu, apa Kyu juga? Apa Kyu selamanya akan menghindari dari anak yg dia lahirkan?
    Semoga kali ini SiHae berhasil bawa Kyu balik :’)

  8. Aigooo bnr” tega bgt itu ortunya siwon. Wajar kl siwon jd benci bgt biarpun itu ortunya sndr
    Kyu krn berpikir mungkin itu bkn anak siwon smp gak mau ngakuin anaknya,apa lg krn kejadian itu

  9. hiks…hiks nyesek
    bacanya pas Kyu mom
    ma Won dad pisah
    dengan cara yang
    menyakit kan huweeee….
    untung ajah Taemin
    kasih tau keberadaan
    kyu mom emang
    anak-anak polos+jujur
    deh

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s