White Lies Chapter 1

MAIN CAST : WONKYU, ZHOUKYU

OTHER CAST :  HANGENG, (GS) HEECHUL, (GS) LEETEUK, KANGIN, DONGHAE, YESUNG, RYEOWOOK, EUNHYUK, HENRY, JESSICA DLL

AUTHOR : MHIAKYU

RATING : T

GENRE : Angst, Brothership, Family, Romance, dll.

WARNING : MPREG, MALEXMALE, YAOI, OOC, AU, TYPO(S), EYD, BAHASA TIDAK BAKU HAL-HAL TIDAK JELAS LAINNYA. JIKA MEMANG TIDAK SUKA, SILAHKAN MENIGGALKAN FF INI SEBELUM ADA NIAT MEMBERIKAN FLAME.

Seorang namja cantik sedang berlari disekitar koridor kampus Kyunhee University.  Sepertinya ia terlambat terbukti dengan setiap kali ia melirik arloji dipergelangan tangannya.

Tok..Tok

Dosen yang mengajar dikelas tersebut menghentikan sebentar penjelasan materinya kepada mahasiswa yang ada dihadapannya karena mendengar suara ketukan pintu.

Mianhae Saesongnim” ucap namja cantik yang barusan kita lihat berlari dikoridor kampus dengan wajah tertunduk seakan takut melihat wajah dosen tersebut.

“Kau tau ini sudah pukul berapa Tan Kyuhyun-ssi?” tanya dosen yang bername tag Lee Jung. Well dosen Lee Jung sangat killer ia tidak segan-segan menghukum murid mahasiswa yang datang terlambat disaat jam pelajarannya. Namja tersebut hanya diam semakin menundukkan wajahnya dan meremas ujung kemejanya.

“Karena saya sedang tidak mood untuk menghukum maka, saya melepasmu lain kali jangan sampai datang terlambat di jam pelajaranku. Kau boleh duduk sekarang.” namja cantik yang bernama Kyuhyun seketika bernafas lega karena terbebas dari hukuman.

“Gomawo Saesongnim.” Kyuhyun berjalan ketempat duduknya terlihat namja kurus dan tinggi yang hampir sama dengan tiang listrik #plakk tersenyum kearahnya. Dosen Lee kembali menjelaskan materinya yang sempat tertunda tadi.

“Kenapa kau bisa terlambat Kyu?” tanya namja tinggi yang tadi tersenyum pada Kyuhyun setelah Kyuhyun duduk tepat disebelahnya.

“Aku bangun terlambat Mimi-ge.”

“Ada yang ingin aku katakan padamu.” Ucap namja tinggi yang tidak lain adalah Zhoumi namjacingu Kyuhyun.

“Sebaiknya setelah mata kuliah ini Mimi-ge, aku tidak mau kena hukuman dari dosen killer itu.” Zhoumi hampir tertawa mendengar ucapan Kyuhyun.

“Apa ada masalah Kyuhyun-ssi, Zhaoumi-ssi?”

“Eh? Tidak ada masalah Saesongnim.”

“Saya tidak ingin mendengar suara-suara dikelas ini selain suara saya, arraseo? Ujar Dosen Lee memperingatkan seluruh mahasiswa.

Arraseo Saesongnim.” Jawab murid mahasiswa dengan serempak.

.

.

.

“Apa yang ingin Mimi-ge katakan?” tanya Kyuhyun setelah mereka berada dikantin kampus sambil memakan makanan yang mereka pesan.

“Aku ingin ke Mokpo apa kau mau ikut denganku?” jawab Zhoumi.

.

“Tapi kita sedang kuliah Mimi-ge untuk apa kita kesana?”

“Kita bisa ijin kuliah Kyu. Aku juga sudah menyewa rumah disana kau tau? tempatnya sangat indah kau pasti menyukainya. Dan untuk apa kita kesana? Tentu saja untuk berlibur dari kepenatan kuliah selama bertahun-tahun.”

“Tapi Mimi-ge apa yang akan aku katakan pada eomma dan appa ku?” Zhoumi menggaruk tengkuknya yang tidak gatal, ia lupa bahwa Kyuhyun termasuk anak yang amat disayangi keluarganya terlebih dia anak bungsu.

“Bagaimana kalau kau mengatakan pada orang tua mu bahwa ada kegiatan kampus di Mokpo selama seminggu.” Usul Zhoumi pada Kyuhyun. Kyuhyun yang mendengar menatap sedih kearah Zhoumi. Ia sama sekali tidak pernah berbohong pada orang tuanya tapi, apakah karena ajakan Zhoumi ia terpaksa harus jadi anak pembohong?.

Wae Kyu?” Zhoumi menjulurkan tangannya menyentuh pipi chubby Kyuhyun mengelusnya perlahan.

“Aku tidak pernah berbohong pada appa dan eomma Mimi-ge.” Zhoumi menghembuskan nafasnya susah juga menjalin hubungan dengan namja yang sangat lugu dan polos serta penurut. “Kalau kau tidak bisa ikut biar aku pergi sendiri saja.” Ucap Zhoumi dengan wajah yang sengaja dibuat kesal.

“Baiklah aku akan ikut ke Mokpo tapi, beri aku waktu untuk bicara dengan appa dan eomma.” Kyuhyun tau ini salah ia akan berbohong pada orang tuanya namun, ia juga ingin ikut terlebih ia sangat mencintai Zhoumi. Zhoumi yang mendengar tersenyum senang ia langsung mencondongkan wajahnya kearah Kyuhyun dan mengecup kilat bibir merah Kyuhyun membuat empunya menunduk malu.

Gomawo Kyu dua hari lagi kita akan pergi dan aku yang akan mengurus ijin kuliahmu.”

“Semoga aku di ijinkan Mimi-ge.” ujar Kyuhyun seraya tersenyum manis membuat Zhoumi ingin segera memakan bibir itu.

 .

.

 .

“Appa…Eomma aku pulang”

“Kyunnie” kedatangan Kyuhyun disambut yeoja cantik walaupun sudah berumur tapi tetap tidak menghilangkan kecantikannya yang tak lain adalah Tan Heechul.

“Eomma mana appa dan Hyukie hyung?” tanya Kyuhyun setelah menyamankan tubuhnya di lantai ruang tamu. Rumah Kyuhyun sangat kecil tempat makan pun di pakai sebagai tempat ruang tamu kamar hanya terdapat dua serta dapur kecil dan satu toilet yang dipadukan dengan kamar mandi. Rumah yang dibeli appanya Tan Hangeng dari hasil jerih payahnya selama bekerja sebagai pekerja bangunan.

“Appa dan Hyukie sedang keluar katanya ingin membeli sesuatu.” Jelas Heechul sembari mengelus sayang rambut ikal Kyuhyun.

“Eomma ada yang ingin aku bicarakan.” Kyuhyun akhirnya berniat mengatakan rencana berliburnya dengan Zhoumi pada Hechul.

“Kyunnie ingin bicara tentang apa?”

“Lusa ada acara kampus di Mokpo eomma selama seminggu. Apa aku boleh pergi?” tanya Kyuhyun takut-takut karena ia baru pertama kali berbohong pada Heechul. Heechul tersenyum melihat putra bungsunya menatap takut-takut padanya.

“Kau boleh pergi Kyunnie eomma yang akan bicara pada appa kalau appa sudah pulang.” Kyuhyun tidak tau harus senang atau sedih atas perkataan Heechul, ia merasa sudah berbuat dosa pada orang tua yang sangat ia cintai. ‘Maafkan aku appa, eomma.’ Batin Kyuhyun.

Gomawo eomma.” Kyuhyun memeluk Heechul dalam hatinya berulang kali mengucapkan kata maaf.

“Kami pulang” teriak suara dari luar yang pastinya itu suara Hangeng dan Eunhyuk yang baru saja tiba.

“Kalian dari mana saja? Lalu apa yang kalian bawa itu?” tanya Heechul melihat suami dan anaknya baru pulang sedang memegang sesuatu.

“Eomma, aku dan appa baru saja membeli makanan enak lihat hari ini kita akan berpesta.” Eunhyuk membuka barang yang ia bawa terlihat berbagai macam makanan dan minuman.

“Omoo…kalian dapat darimana uang untuk membeli makanan dan minuman sebanyak itu?”

Chagi kau tenang saja itu uang simpananku bukan uang pinjaman.” Jelas Hangeng pada Heechul. Ia juga ingin membahagiakan keluarganya walaupun hanya dengan ini.

“Aku rasa sebaiknya mengambil peralatan makanan daripada hanya melihatnya saja.” Ucap Kyuhyun seraya bangkit mengambil piring, mangkuk, gelas, dan sumpit didapur.

“Ambilkan aku juga Kyunnie.”

Ne hyung.”

Begitulah suasana keluarga Kyuhyun diliputi kebahagiaan dan kehangatan walaupun keluarga mereka berasal dari keluarga miskin. Tapi, apakah keluarga itu akan selalu seperti ini?.

Yeobo” panggil Heechul pada Hangeng ketika acara makan malam mereka selesai dan kini berada dikamar untuk melepaskan rasa lelah.

“Hmm?” Hangeng membalikkan tubuhnya menghadap kearah Heechul yang ada disampingnya sedang menatapnya.

“Kyunnie kita ingin pergi ke Mokpo untuk acara kampus selama seminggu. Apa kau mengijinkannya?”

“Kyunnie kecil kita sudah dewasa chagi, ia bisa pergi kemana saja asal bisa menjaga dirinya dan nama keluarga kita.”

“Aku tidak menyangka mereka sudah dewasa secepat ini, aku merasa baru kemarin menggendong mereka dan menyanyikan lagu menjelang tidur.” Heechul kembali mengingat masa-masa ia menjaga Eunhyuk dan Kyuhyun yang masih bayi.

“Waktu berlalu begitu cepat aku bahkan sudah tua hahaha.” Hangeng menertawai dirinya sendiri. “Bahkan penyakit ini sewaktu-waktu akan merenggut nyawaku.”

“Hannie.” Heechul memandang kesal Hangeng ia tidak suka kalau suaminya ini mengatakan tentang penyakitnya. Yah Hangeng menderita penyakit jantung kronis ia sudah berapa kali keluar masuk rumah sakit karena penyakit itu. Tapi, dengan adanya istri serta kedua anaknya ia dapat bertahan sampai sekarang ini.

“Mianhae, aku hanya takut kehilangan kalian.” Ucap Hangeng setelah melihat wajah sedih Heechul bahkan sudah bersiap akan menangis. Hangeng merengkuh tubuh Heechul kedalam pelukannya mencoba menenangkannya.

“Kau tidak akan kehilangan kami. Kami sangat menyayangimu yeobo.” Hangeng meneteskan air matanya mendengar ucapan Heechul.

“Ini sudah malam sebaiknya kau tidur.” Hangeng mengecup sayang pucuk kepala Heechul lalu mengelus pelan punggungnya.

Saranghae yeobo.”

Nado.”

 .

.

 .

Hari yang dinantikan Kyuhyun dan Zhoumi telah datang terlihat dirumah Kyuhyun sibuk mengepak bajunya dibantu Eunhyuk. Zhoumi akan menunggu Kyuhyun di halte bus, mereka kesana menggunakan mobil milik Zhoumi perlu diketahui hubungan mereka tidak diketahui keluarga masing-masing atau biasa disebut basktret. Kyuhyun belum mau mempublikasikan hubungannya dengan keluarganya begitupun Zhoumi.

“Kau hati-hati disana Kyunnie.” Ujar Euhnyuk mencoba mengingatkan Kyuhyun dongsae kesayangannya.

“Aku akan hati-hati hyung terima kasih sudah membantuku mengepak barang.” Eunhyuk tersenyum mengelus rambut Kyuhyun.

“Hhhh..aku tidak menyangka kau sudah sebesar ini Kyunnie. Bahkan sudah hampir selesai kuliah.”

“Justru aku sudah besar hyung cepat-cepatlah menikah agar aku mempunyai keponakan.” Goda Kyuhyun yang mendapat timpukan dari Eunhyuk.

“YAK…aku belum setua itu Kyunnie.”

“Hahaha…aku hanya bercanda hyung, tapi menurutku namja yang bernama Donghae bagus juga.” Wajah Eunhyuk seketika memerah mendengar nama Donghae disebut Kyuhyun. “Aigoo…wajah hyung memerah.” Ejek Kyuhyun yang lagi-lagi mendapat timpukan dari Eunhyuk.

“Hyukie, Kyunnie kalian sedang apa?” Heechul masuk kedalam kamar Kyuhyun diikuti Hangeng.

“Aku sedang membantu Kyunnie mempersiapkan barang yang akan dia bawa ke Mokpo eomma.”

“Jam berapa kau berangkat Kyunnie?” Hangeng duduk disamping Kyuhyun menatap anak bungsunya. Kyuhyun yang ditatap tersenyum menggenggam tangan Hangeng sudah lama ia tidak memegang tangan ini yang dulu selalu menggendongnya sewaktu masih kecil.

“Jam Sembilan appa. Appa bolehkah aku memelukmu?”

“Kau merindukan appa? Padahal kau belum pergi Kyunnie.” Hangeng merengkuh tubuh Kyuhyun kedalam pelukannya mengusap punggung Kyuhyun pelan. Heechul dan Eunhyuk menahan tangisnya yang akan keluar biar bagaimana pun mereka tau kalau Kyuhyun sangat dekat dengan Hangeng.

.

.

.

“Zhoumi kenapa kau tidak mengajak eomma?”

“Eomma ini acara kampus kenapa aku harus mengajak eomma? Apa yang akan Zhoumi katakan pada teman kampusku kalau eomma ikut pergi?” sungut Zhoumi sebal melihat ibunya yang ngebet sekali ingin ikut.

“Eomma akan kesepian Zhoumi.”  Zhoumi memutar matanya malas melihat kelakuan ibunya seperti anak kecil.

“Ayolah eomma, Zhoumi cuma pergi seminggu tidak sebulan.” Sahut Zhoumi kesal. Jessica ibu dari Zhoumi memang sangat sayang pada Zhoumi semenjak Ayahnya meninggal.

“Zhoumi tidak sayang pada eomma?” ucap Jessica sedih yang dibuat-buat karena dengan itu Zhoumi pasti mengalah. Tapi sepertinya tidak terlihat dari wajah Zhoumi yang biasa saja.

Zhoumi menangkup wajah Jessica dengan kedua tangannya “Eomma sampai kapanpun Zhoumi selalu menyayangi eomma. Sekarang Zhoumi harus cepat-cepat pergi sebelum aku terlambat, eomma mau ole-ole apa?”

“Eomma tidak mau ole-ole, eomma cuma mau kau pulang dengan selamat.”

“Baiklah Zhoumi pergi dulu. Eomma hati-hati dirumah ne jangan lupa kunci pintu kalau keluar dan saat ingin tidur.”

“Aigoo…kau ini eomma bukan anak kecil.” Zhoumi tertawa mendengar ucapan Jessica. Ia pun pergi setelah memberi kecupan dipipi Jessica.

Dalam perjalanan Zhoumi menghubungi Kyuhyun agar siap-siap karena ia sudah menuju kesana, ia senang karena Kyuhyun akhirnya ikut dengannya. Sudah dari dulu ia merencanakan ini bisa berlibur berdua dengan Kyuhyun semenjak mereka sepakat menjalin hubungan ia merasa hubungannya dengan Kyuhyun datar-datar saja, tapi bukan berarti ia main-main dengan Kyuhyun. Ia sungguh mencintai namja manis itu bahkan ia sudah berencana akan menikahi Kyuhyun setelah mereka lulus kuliah yang tidak lama lagi.

Mobil Zhoumi berhenti tepat didepan halte bus ia kembali mengeluarkan handphonenya berniat menghubungi Kyuhyun. “Yeoboseyo.”

“…”

“Aku sudah didepan kau cepat keluar ne.”

“…” Zhoumi memutuskan sambungan telponnya setelah melihat Kyuhyun sedang berjalan menuju kearah halte bus.

“Kau cantik Kyu.” Puji Zhoumi melihat penampilan Kyuhyun yang sangat manis setelah Kyuhyun masuk kedalam mobilnya.”

“Jangan menggodaku Mimi-ge dan ingat aku ini namja bukan yeoja.” Sungut Kyuhyun kesal.

“Hahaha…sama saja bahkan aku kahwatir apakah kau ini salah gender.”

Pletak

Zhoumi meringis kesakitan setelah mendapat pukulan keras dikepalanya. “Kenapa memukulku?”

“Salah sendiri mengatakan hal seperti itu, sudah jalankan saja mobilnya.”

.

.

.

Selama kurang lebih 2 jam (anggap aja seperti itu cos bukan orang korea) mereka pun sampai di tujuan yaitu Mokpo. Kyuhyun menatap takjub tempat tersebut begitu indah hamparan rumput yang indah dan suasana yang begitu nyaman, tidak salah dia mengikuti ajakan Zhoumi. Zhoumi mendekat kearah Kyuhyun memeluknya dari belakang. “Kau suka?”

“Iya Mimi-ge tempat ini sungguh indah, gomawo” Kyuhyun mengecup singkat pipi Zhoumi.

“Apapun untukmu asal kau suka” Zhoumi merangkul pinggang ramping Kyuhyun. “Ayo kita kerumah yang sudah aku sewa disana pemandangannya lebih indah”.

Ne

.

.

.

“Uisa bagaiman keadaan Siwon?” yeoja paruh baya terlihat panik dihadapan dokter yang bername tag Kim Han. Dokter pribadi yang menangani anak dari yeoja tersebut.

“Siwon-ssi baik-baik saja. Tapi, jika kambuh ia akan selalu ingin melukai dirinya sendiri” jelas dokter Kim yang sudah tahu seluk-beluk tentang penyakit Choi Siwon yaitu Autis.

“Lakukan apa saja agar ia tidak melukai dirinya, berapapun akan aku bayar”

“Akan saya usahakan Leteeuk-ssi. Saya mohon pamit karena masih ada yang harus saya kerjakan” dokter Kim berlalu pergi meninggalkan yeoja paruh baya tadi yang kita tahun namanya adalah Ny. Choi Leeteuk. Pengusaha sukses yang sangat disegani di Seoul. Yeoja tegar tapi mempunyai hati yang sangat keras tidak segan-segan menghancurkan musuhnya walaupun itu keluarganya sendiri.

“Kau harus sembuh Wonnie apapun akan eomma lakukan untukmu..apapun”

TBC

Alhamdulillah ff ini lanjut juga, mian cmn segini cos otak dah buntu masih mending nih dilanjut daripada nggak… #plakk author macam apa ini.

Oh iy hyungnya Kyuhyun aq ganti jd Eunhyuk dan bt Ryeeweok dah aq sediain tempat yg bgs untukmu…dan untuk karakter beda dgn aslinya.

Sekali lagi jangan lupa review yach untuk  melanjutkan ff ini atau g..

Oh iy banyak yg blg nih ff sm dgn ff yunjae, oke aku maklumi karena sm2 diambil dr drakor dgn judul yg sm… tapi, demi Tuhan ini murni ff aq kata2nya dr otak semua nih muncul g ada copy faste. Apalagi aq cuman nonton pas mau episode terakhir jd, pk nalar sendiri bt ff ini dan kemungkinan jalan ceritax g akan terlalu sma dgn drakornya.

.

Iklan

29 thoughts on “White Lies Chapter 1

  1. uwooo~ jadi si kiyu hamil ama mimi gitu yah nantinya? aish, pasti deh si mimikung *mimi jangkung* itu mau ngelakuin yang iya-iya ke kiyu -____- syok banget pas tau siwon autis, huweee~ gak sabar nunggu mereka ketemuan~ lanjut yah eon, hwaiting ^^9

  2. Anyeooonnngg…
    Ak coba lg tuk coment. Cz ga enk klo d bilang SR. Apalagi d fb ku sering ngerepotin nanya sgala mcm. Heee ( meekayla is my fb)
    Ni ja nyoba na aj pke hp lain cz hpku ttp ga mau diajk kompromi.
    Smoga comentku yg ni k post jg.
    Tuk ff ni mg cpt update ch snjut na cz pnsaran gmn momdad ktmu. Cz ga pnh nonton drakor na.

  3. Hoo jd anakx mimi-ge toh,, jd pas ktmu wonnie ntar, kyu udah hamil anak mimi dong.. Emang kluarga siwon mw aja gitu? Oke, lanjut eon~ XD

  4. eah,kenapa siwon’y autis thor,,tapi nanti ketemu kn sm babykyu????
    ea zhou mi gege maksa kyu buat bohong..,-kn gak baik,,lanjt eah thor

  5. liburannya baby kyu ama namja koala gak smp aneh2 kn…? kasihan siwon sakit autis, kapan wonkyu di pertemukan..? buatlah wonkyu bahagia..

  6. MWO??? Wondad artist, aigoo chingu knp lg kyumom hamil,,,,,,kyumom hamil ank cv chingu,,,,,,

    chingu aq leh request g kyumom hamil na ma wondad j, mw hamil smp ank brpun aq stuju, chingu hehehe ”abaikan

  7. Wahhh jgn” yg bkin kyu hamil di prolog itu si mimi ya??? Pas prg dr rmh jgn” kyu ketemu siwon???
    Wookie bkal jd siapa nih??? Kl beda sm sifat asli jgn” wookie jd antagonis nih??

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s