복수와사랑사이 Chapter 1

 

Main Cast : WonKyu Slight WonMin

Other Cast : Kangin, Sungmin, Yesung, Ryeeweok, dll

Genre : Angst,  Brothership, Friendship, Hurt, Romance.

Rate : T

Authoor : EvilKyute

WARNING : MALEXMALE, YAOI, OOC, AU, TYPO(S), BAHASA TIDAK BAKU HAL-HAL TIDAK JELAS LAINNYA. JIKA MEMANG TIDAK SUKA, SILAHKAN MENIGGALKAN FF INI SEBELUM ADA NIAT MEMBERIKAN FLAME.

KYUHYUN POV.

Hidupku penuh dengan dendam dan kebencian, setiap hari yang ada dipikiranku hanya rasa dan benci. Semua orang pasti heran kepadaku kenapa aku terlahir dengan kehidupan yang penuh dengan kebencian dan dendam. Ini semua bermula dari appaku dan yeoja itu yang sudah menelantarkan aku dan juga ummaku.

Dulu aku hidup bahagia dirumah yang mewah yang penuh dengan canda tawa appaku sangat menyayangiku dan memanjakanku. Wajar, karena aku adalah anak semata wayangnya ummaku yeoja yang lembut, sabar, penuh kasih sayang, dan pengertian. Tapi, semua hancur seketika saat appa tiba-tiba mengumumkan akan menikah lagi dengan yeoja lain atau lebih tepatnya poligami yang rupanya sudah memiliki anak hasil dari hubungan bejat mereka.

Walaupun aku bukan istrinya appa tapi, aku bisa merasakan sakit  hati umma setiap hari menangis sampai pernikahan itu berlangsung. Hari demi hari tidak ada canda tawa umma dan aku, appa lebih memperhatikan istri mudanya ketimbang umma dan aku.

Sungguh hati ini pedih terlebih kami dianggap pembantu oleh yeoja itu, didepan appa dia terlihat manis tapi saat dibelakang appa taringnya yang ia sembunyikan akan muncul terlebih aku dan umma dihina sampai ummaku difitnah mencuri perhiasannya. Sehingga kami diusir dari rumah yang sudah 10 tahun aku tempati.  Aku bersumpah akan membalas mereka sampai aku mati, ini demi air mata umma yang menetes setiap hari karena perlakuan appa dan istri barunya.

Tidak terasa sudah 10 tahun aku meninggalkan rumah appa dan kini umurku sudah 20 tahun tinggal dengan umma, menyewa rumah setelah kami diusir oleh appa sendiri. Aku bekerja di bar sebagai penyanyi, mungkin bagi orang itu pekerjaan hina tapi buatku tidak selagi aku bisa menjaga diri. Toh aku cuma bernyanyi menghibur pengunjung yang datang.

Namun, pekerjaan ini aku sembunyikan dari umma aku tidak mau umma tahu dan sedih jika aku bekerja dibar apalagi sungguh sulit untuk mencari pekerjaan terlebih umma hanya menjadi tukang cuci. Saat ini aku bingung gajiku dan gaji umma tidak cukup untuk makan dan bayar uang sewa rumah aku tidak mungkin lagi meminjam ditempat kerjaku mengingat hampir setiap bulan aku selalu meminjang uang.

Dengan rasa malu yang kutahan aku datang ketempat appa dan yang menyambutku Sungmin saudara tiriku, dia baik padaku tapi aku tidak perduli aku tetap membenci mereka dia merupakan darah daging dari orang yang sangat aku benci.

“Kyu kau datang? Ayo masuk”. Aku hanya menatapnya datar kemudian masuk kedalam rumah. Sungmin memang sudah tahu sifatku sehingga ia hanya diam saja.

“Aku ingin bertemu appa” ucapku dingin pada Sungmin dia hanya tersenyum lalu menuntunku masuk keruang keluarga. Aku melihat mereka semua berkumpul hatiku begitu sakit mereka bahagia diatas penderitaan umma dan aku.

“Ohh…rupanya anak pencuri ini datang?” aku mendengar ucapan sinis istri appa, jika bukan karena keadaan mendesak aku tidak mungkin muncul dihadapan mereka.

“Sudahlah umma jangan memperkeruh suasana”

“Kyuhyun ada perlu apa kau kemari? Apa ummamu sakit?” Tanya appa, yah walaupun appa telah mengusir kami appa masih mengontrol kami. Tapi setiap appa memberikan uang aku selalu menolaknya tidak mau dianggap pengemis.

“Aku ingin meminjam uang appa” jawabku tegas menatap appa tajam yang kini berdiri dihadapanku.

“Heh… kau mau meminjam uang? Sungguh berani dirimu apa kau tidak punya malu?” hatiku sakit mendengar perkataan yeoja itu, kukepalkan tanganku kuat-kuat menahan amarahku.

“Appa pernah memberikanmu uang tapi kau selalu menolaknya” sahut appa.

“Aku membutuhkannya sekarang untuk membayar uang sewa rumah, jika appa tidak ingin meminjamkannya tidak apa-apa” aku ingin cepat keluar dari rumah ini sebelum mulut yeoja itu semakin menjadi-jadi.

“Ummamu sudah mencuri perhiasanku suruh dia menjualnya, Jadi, kau tidak perlu meminjam uang pada kami! Umma sama anak benar-benar membuat malu”

PLAAK

“UMMA”

Habis sudah kesabaranku, aku benar-benar tidak tahan atas hinaan dan juga fitnah yang ia lontarkan terhadap ummaku sehingga aku menamparnya ia menatapku tajam seperti ingin menelanku tapi, aku tidak takut aku bukan anak kecil yang dulu sering ia siksa.

“Kau berani menamparku?!”

“Kyu apa yang kau lakukan? Kenapa menampar ummaku?” ucap Kangin marah padaku tidak terima ummanya aku tampar.

“Seharusnya kau menjaga ummamu agar ia bisa menjaga mulutnya! Kuperingatkan sekali lagi ummaku bukan pencuri yang kalian tuduhkan” bentakku keras. Aku melihat appa menatapku tajam aku sudah tahu apa yang akan ia lakukan.

“Yesung ambilkan cambukku”

“Ne appa” aku lihat yesung dengan semangat berjalan kekamar appa mengambil cambukan. Aku hanya datang untuk meminjam uang tapi mereka memperlakukan aku seperti ini.

“Ini appa” Yesung menyerahkan cambuk yang barusan ia ambil, aku menatap appa dihadapanku dengan tatapan tajam tanpa rasa takut sekalipun.

CASH…CHASH (g tw suara cambukan kyk gimana)

Ku gigit bibirku menahan rasa sakit dan perih dipunggungku karena cambukan appa, dapat kulihat yeoja itu beserta Yesung dan Kangin tersenyum meremehkanku kecuali Sungmin yang menatap iba padaku.

CASH

“Akh…” jeritku kesatikan ya Tuhan ini sungguh sakit.

“Appa cukup” teriak Sungmin menghentikan pukulan appa.

“Kyu kau tidak apa-apa?” Tanya Sungmin kahwatir padaku. Aku menepis tangannya kasar yang coba memapah tubuhku untuk bangun.

Aku menatap tajam mereka dengan penuh kebencian “A…ak..aku…ha…hanya datang meminjam uang “ ucapku putus-putus menahan rasa sakit dipunggungku. “Tapi kalian menghinaku dan mencabukku, aku tidak akan pernah lupa atas perlakuan kalian padaku dan ummaku, aku akan membalas semua perlakuan kalian” bentakku keras lalu beranjak pergi dari rumah laknat ini. Tapi Tuhan masih menguji kesabaranku karena saat aku tiba diluar hujan deras mengguyur tubuhku apalagi aku tidak membawa payung.

AUTHOOR POV.

Hujan deras mengguyur kota Seoul membuat Kyuhyun berjalan sempoyongan sambil meringis kesakitan.

“Hei…kau tidak apa-apa?” Tanya seorang namja yang kebetulan lewat menghampiri Kyuhyun. Ia kaget melihat wajah pucat Kyuhyun sedangkan Kyuhyun sendiri karena sudah tak tahan akhirnya jatuh pingsan.

Namja itu kebingungan mau tidak mau ia membawa Kyuhyun kemobilnya menuju apartemennya. Setelah sampai diangkatnya Kyuhyun ala tuan putri menuju kamarnya dengan perlahan direbahkannya tubuh ringkih itu ketempat tidur miliknya, Kyuhyun meringis kesakitan saat punggungnya menyentuh kasur, namja itu menjadi heran dengan sangat hati-hati ia mengangkat kaos Kyuhyun betapa kagetnya ia melihat luka bekas cambukan.

“Omo..kasihan namja ini aku harus mengobati lukanya” iapun beranjak kedapur mengambil air hangat dan kotak P3K dengan lembut ia mengusap punggung Kyuhyun dengan air hangat sesekali Kyuhyun meringis kesakitan.

Uljima…aku hanya mengobati lukamu” ucap namja itu menenangkan Kyuhyun.

Setelah memberikan obat merah ia menyelimuti tubuh Kyuhyun kemudian menuju sofa yang ada dikamar ia merasa lelah akibat aktifitasnya seharian. Tapi baru ingin memejamkan matanya tiba-tiba ia mendengar suara orang yang terbangun.

“Eunggh…”

“Kau sudah sadar?” Tanya namja itu ketika melihat Kyuhyun sadar.

“A…aku dimana?”

“Kau diapartemenku, kau jangan takut tadi kau pingsan dijalan karena aku tidak tahu rumahmu  jadi aku membawamu ke apartemenku apalagi kau terluka.” Jelas namja itu panjang lebar.

“Oh iya kenalkan namaku__”

“Aku tidak butuh namamu” potong Kyuhyun cepat membuat namja itu heran.

“Ini sudah jam berapa? aku harus pulang ummaku pasti menungguku”

“Biarkan aku mengantarmu kau tidak mungkin pulang dengan tubuh penuh luka seperti itu, oh iya namamu siapa kalau boleh tahu?”

“Apalah arti sebuah nama aku benci dengan namaku” namja itu terkejut mendengar perkataan Kyuhyun ‘Dia membenci namanya sendiri?’.

“Tidak ada lagi yang ingin kau tanyakan?” ucap Kyuhyun dingin tidak lupa memandangnya tajam membuat namja didepannya merinding. ‘Tatapannya bena-benar tajam dan menusuk’ batin namja itu.

“Ah…eh?!” namja itu gugup tidak tahu harus mengatakan apa sesaat Kyuhyun tersenyum sinis

“Aku pergi gomawo sudah mau menolongku” setelah itu Kyuhyun pergi sedangkan namja itu begitu terhipnotis dengan senyuman Kyuhyun walaupun sinis.

‘Dia namja yang manis, kulit putih pucat yang halus juga lembut, mata bulat, pipi chubby dan jangan lupa bibir merahnya yang semerah cherry’ batin namja itu. Seketika ia tersadar saat mendengar suara pintu apartemennya yang ditutup dengan cukup keras.

“Aku belum tahu namanya bahkan rumahnya!” rutuk namja itu pada diri sendiri.

“Hei namja manis aku pasti akan bertemu lagi denganmu dan kesedihan serta kebencian yang terpancar dari wajahmu akan kuhilangkan agar kau ceria itu janjiku”.

TBC

Ff ini pernah aq post dengan fb aq yg udah dihack orang dengan seenaknya…aq kira ff udah hilang bak ditelan bumi tp pas buka2 folder eh ketemu jd aq post di wp aq 🙂

Oh iy sebenarnya ini ff adaptasi dari drama cina kabut cinta masih ada yg ingat?? Itu dah lama dramanya tp sangat mengesankan karena jalan cerita yg begitu menarik…oke sekian cuap2 dari saya.

 

 

 

 

 

 

Iklan

24 thoughts on “복수와사랑사이 Chapter 1

  1. Aku tau film’a aku tau… ^o^
    pantesan berasa familiar pas baca bagian awal :p
    kaya’a bakalan seru nih…. XD
    LANJUT THOR…. >o<
    Hwaiting… ^.^g

  2. pffft pengen gantung istri muda tuh, gatel nih tangan -_-
    eh itu yg nolongin kyu siwon bukan? cie cinta pada pandangan pertama, semoga apa yg direncanakan siwon bisa terealisasikan (?)
    kereen chingu, ditunggu chap selanjutnya 🙂

  3. Aishhhhhh bnr” benci deh sm ayah/ibu yg tega ngusir keluarganya sndr cm krn hal yg sbnrnya sm sekali gak prnh di lakuin. Sumpah,rsanya skt bgtttt
    Pembalasan apa yg bkal kyu lakuin ke mereka???

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s